Tingkatkan Kualitas Qari, PAC JQH Besuk Gelar Pembinaan Tilawatil Quran Berkelanjutan
Umum 04 August 2026

Tingkatkan Kualitas Qari, PAC JQH Besuk Gelar Pembinaan Tilawatil Quran Berkelanjutan

PAC

PAC JQH NU BESUK

 PROBOLINGGO — Dalam upaya melahirkan generasi pencinta Al-Qur'an sekaligus meningkatkan kualitas para qari di tingkat lokal, Pimpinan Anak Cabang Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh (PAC JQH) Kecamatan Besuk sukses menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Tilawatil Qur'an. Acara tersebut berlangsung khidmat di TPQ Al-Huda, Besuk Kidul, pada Jumat (31/07/2026) siang.

Program ini merupakan langkah nyata PAC JQH Besuk untuk memberikan bimbingan intensif bagi masyarakat, khususnya tingkatan pemula, yang ingin mendalami seni baca Al-Qur'an dengan teknik yang tepat. Sebanyak 25 peserta dan 7 pengajar TPQ antusias mengikuti tahapan pembinaan yang dirancang secara terstruktur dan berkesinambungan.

Ketua PAC JQH Kecamatan Besuk, Ustadz H. Nurullah Amali, menegaskan pentingnya konsistensi para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Beliau mengimbau agar setiap lembaga atau desa tidak mengganti utusan utusannya di tengah jalannya program demi menjaga kualitas pemahaman materi.

"Pembinaan tilawah ini jangan gonta-ganti peserta. Karena jika ketinggalan pertemuan pertama, pemahaman ilmunya tidak akan sempurna. Proses belajar ini harus berkesinambungan," tegas Ustadz H. Nurullah Amali dalam sambutannya.

3 Poin Utama Teknik Dasar Tilawah

Memasuki sesi inti pembinaan, Ustadz Moh Sarifudin selaku Pembina Tilawatil Qur'an sekaligus pemateri, membedah secara mendalam teknik-teknik fundamental yang wajib dikuasai oleh seorang qari pemula.

Ustadz Sarifudin memaparkan tiga poin krusial dalam tahapan awal belajar tilawah:

  • Teknik Suara Pemula: Posisi mulut harus terbuka dengan ukuran ideal (kurang lebih seukuran dua jari). Hal ini bertujuan agar intonasi suara yang dihasilkan dapat keluar dengan lantang, lepas, dan bulat.
  • Teknik Pernapasan: Pengambilan napas dapat dilakukan melalui hidung, mulut, atau kombinasi keduanya. Selanjutnya, napas ditahan di bagian perut saat melantunkan ayat atau maqro'.
  • Pengenalan Irama (Maqam): Praktik nada dimulai dari irama Bayyati, dilantunkan dari tingkatan nada dasar (Qoror) hingga nada tinggi (Jawabul Jawab), lalu dilanjutkan dengan transisi menuju irama Hijaz.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi praktik langsung, di mana para peserta diajak menerapkan teknik vokal dan pernapasan yang telah diajarkan. Melalui pembinaan rutin ini, PAC JQH Besuk berharap dapat membangun fondasi yang kokoh demi syiar Al-Qur'an yang semakin bergema di wilayah Kecamatan Besuk.


Reporter : Moh. Sarifuddin

Banner KH Hasyim Asy'ari
TAGS: Umum
BAGIKAN:
1 menyukai berita ini

Komentar Teman NU (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Silakan login sebagai Teman NU untuk memberikan komentar.

Login Teman NU